Togapuri
Ida dan Wati ngajak saya ikut dalam rombongan grup pengajian alumni haji mereka pergi ke Togapuri kemarin hari Selasa 8 April 08.
Ketika Iman masih sehat, saya juga setiap minggu turut dalam pengajian ini yang diadakan dikantornya MEGACITRA sebuah biro perjalan haji di Bandung.
Sayapun beberapa kali bersama Iman pernah turut dalam rombongan umroh Megacitra sehingga beberapa ibu2 dalam pengajian ini saya kenal juga.
Sekali2 pergi jalan2 dengan ibu2 begini menyenangkan juga loh. Kami pergi dengan kendaraan bus, startnya dari kantor Megacitra di jl. Cimandiri, terdiri dari sekitar 20 ibu2 dan prianya hanya sopir bus dan keneknya.
Yang tadinya direncanakan berangkat jam 7.30 pagi....biasalah ibu2... jadi molor dan baru berangkat sekitar jam 8 pagi.
Perjalan ke arah Timur Bandung, sebab Togapuri letaknya sekitar 15 km dari Sumedang.
Togapuri adalah Istana Tanaman Obat, terletak di Dusun Lebakjawa, Desa Cilembu, Kec.Pamulihan, Kabupaten Sumedang; 35km Timur Kota Bandung, 15 km Selatan kota Sumedang di kaki Gunung Kareumbi yang dikelilingi Guning Geulis dan Gunung Manglayang. Hawanya sejuk, sebab letaknya 900 m diatas permukaan laut.
Togapuri ini milik dan dikelola oleh bapak Toto Suhendro beserta keluarga.
Ada ratusan jenis tanaman obat dibudidayakan untuk diolah menjadi obat kapsul dan minuman sehat.
Jadi di sana ada fasilitas:
- Perkebunan tanaman obat
- Tempat agrowisata berbasis tanaman obat (wisata sehat alami)
- Penjualan produk hasil kebun (bibit tanaman, minuman instan,
kapsul obat (dari tanaman)
- Klinik pengobatan holistik modern.
Sebelum kami berangkat ke tempat ini kami memang membuat reservasi dulu. Sehingga perjalanan ini adalah semacam paket wisata sehat alami.
Baru datang aja, kita udah disuguhin acara jalan kaki menaiki tangga setinggi 25 meter dimana lantainya ber-batu2 dan kita harus buka sepatu. Semacam pijat refleksi gitu ya. Di kiri kanan ditanami tanaman mahkota dewa dan banyak tanaman lain.
Diakhir tangga itu kami dibawa kesebuah pelataran untuk senam kesehatan.
Lumayan deh, udah capek naik tangga, langsung senam. Sebetulnya juga senamnya adalah senam pemanasan dan senam pernapasan.
Selesai senam diberi snack dan minum air mahkota dewa yang sudah diolah. Rasanya sih seperti teh manis aja kok. Snacknya juga pancake ubi dan tahu isi sayuran ditambah daun stevia gitu....
Lalu ada penjelasan tentang Togapuri sendiri dan khasiat macam2 tanaman yang sebetulnya bisa menjadi tanaman hias di rumah kita sendiri.
Saya suka dengan lingkungan tempat ini. Suasananya seperti dikampung jaman baheula. Sangat bersahabat dengan alam. Betul2 jauh dari suasana hiruk pikuk perkotaan.
Makan siang juga suguhannya kebanyakan sayur2an dengan beras merah. Sudah lama khan gak makan beras merah?! Ada botok teri pake daun sambung nyawa. Terus ada lodeh pake daun mahkota dewa. Sungguh ini baru pertama kali saya makan jenis daun2an ini.
Ketika kembali kebawah/kedepan lagi, saya membeli tanaman anti nyamuk seperti puspasari, rosemary dan lavender. Daripada nyemprot2 obat nyamuk khan?
Kejadiannya, ketika saya sudah di bis, ada yang bilang kok muka saya ada bercak2 merah2. Dan memang tangan saya berasa gatal2. Pikir saya, bisa jadi kena ulat bulu. Wati, adiknya Iman malah bilang, diperiksa aja, mumpung lagi di sini.
Dan... ternyata tekanan darah saya 140/99! Kaget betul saya. Sebab selama Iman sakit aja, sesibuk begitu, tekanan darah saya normal aja tuh, 120/80. Bagaimana bisa naik sekarang ya?
Kata Wati, barangkali dari stress. Stress? Padahal saya tidur enak gitu kok!!
Kemudian, merah2 itu ternyata alergi pada udara. Halah!
Tapi ya sudahlah, sekarang musti rileks ya... biar turun tuh tekanan darah.








Recent Comments