May 27, 2008

Terima kasih teman2 FS

Dian, teman FS saya hari ini datang dari Jakarta bersama suami dan anaknya Fayaaz.
Beberapa hari yang lalu memang sudah janjian sih mo ke Bandung mengambil barang yang akan disewa untuk mertuanya yang sakit. Makanya Dian pindah rumah agar mertuanya berasa senang di rumahnya yang baru.

Maaf ya Dian, saya cuma sempet ngebekalin risoles aja nih. Saking asyiknya ngobrol sampai lupa untuk menyuruh beli makanan kecil di Prima Rasa.

Masih ada barang yang mau disewa oleh Dian yaitu kursi roda yang bisa dilipat sampai kecil. Ely, anak buah saya sudah survey dan sudah menghubungi Dian lho. Tinggal tunggu kepastian Dian. Kalo Dian ok maka akan kami usahakan agar barang tersebut bisa jadi dipakai oleh ibu mertuanya Dian.

Sebetulnya beberapa hari yang lalu juga datang kakaknya Irma yang juga teman FS saya untuk menyewa barang2 yang akan dipakai oleh ayahnya Irma yang kena stroke di Jakarta. Mudah2an barang2 tersebut bermanfaat.

GriyaKami HomeCare yang sekarang saya kelola ini memang menyewakan barang2/alat2 kesehatan bagi mereka yang memerlukan. Terutama untuk pasien yang akan dirawat di rumah dalam lingkungan keluarganya.
Berdasar pengalaman, saya tahu betapa sangat membingungkan bila salah satu anggota keluarga kita sakit yang memerlukan perawatan masa lama dan sebaiknya dirawat di rumah. Rata2 memang datang dalam keadaan bingung. Di satu sisi merasa senang karena diijinkan pulang oleh dokternya. Disisi lain bingung, bagaimana mengurusnya di rumah?
Berapa besar biaya untuk membeli alat2 yang diperlukan?

Selama masih dalam batas kewajaran, GriyaKami HomeCare akan berusaha memenuhi keinginan pelanggan. Saya katakan dalam batas kewajaran, karena akhir2 kok ada gejala orang ingin memindahkan pasien ICU ke rumah ya?
Beberapa kali kami mendapat permintaan untuk menyediakan ventilator, alat monitor/deteksi jantung, alat suntik yang di drip dan infus pump.
Apakah mereka sadar bahwa memakai alat2 tsb harus ada dokter dan perawat yang memonitor selama 24 jam?
Menurut saya sih pasien demikian sebaiknya tetap di ruang ICU saja sebab di sana lebih mudah untuk menghubungi dokter kalau terjadi apa2.
Bukannya saya tidak bisa menyediakan, tetapi saya punya rasa tanggung jawab moral juga sih.

GriyaKami HomeCare bukan berarti bisa memindahkan pasien ICU begitu saja dari rumah sakit ke rumah. Jangan lupa juga, bahwa biaya sewa alat2 itu tidak murah juga loh.
Kalo dokter mengijinkan untuk dirawat di rumah, baru dengan senang hati GriyaKami HomeCare akan membantu.

Maaf ya... ini sedikit uneg2 saya menghadapi masalah akhir2 ini. Makanya saya juga jadi jarang banget OL selain di rumah sekarang belum terpasang internet. Cuma bisa OL selama di kantor aja nih.

Terima kasih pada teman2 FS yang telah mempercayai GriyaKami HomeCare untuk membantu perawatan anggota keluarganya di rumah. Mudah2an apa yang dilakukan oleh GriyaKami Homecare benar2 memberi manfaat pada teman2.

 

                            

February 18, 2008

Setahun sudah.....

Hari ini tgl 18 Pebruari 2008, pas setahun sudah Iman pergi meninggalkan saya dan anak2 untuk se-lama2nya....

 

Dsc_0448

Kemarin, ketika saya pergi melayat Aa-Wahdy, Ida ngajak hari Senin ini kita pergi ziarah ketempat Iman. Aa Wahdy  adalah teman satu angkatan saya di Arsitektur ITB. Ternyata kemudian adiknya Aa, yaitu Ai Mulyadi menikah dengan Nana adiknya Iman. Betapa sempitnya Bandung ini ya.

 

Tapi ternyata pagi ini ketika saya tilpon Ida, ke makam Iman dibatalkan sebab sopirnya Ida sakit. Ya sudahlah, yang penting saya tetap mendoakan Iman setiap kali.

 

Hari Sabtu yang lalu ketika dr. Reggy mengingat-ngingat kepergian Iman, mengatakan bahwa banyak yang kita dapatkan dari sejak saat Iman sakit sampai kepergiannya. Artinya dibalik kesedihan yang kita alami, kita mendapat banyak hikmah.

 

Saya sangat berterima kasih kepada dr.Reggy. Amat banyak supportnya pada saya.

Selama Iman sakit, saya merasa saya masih diperlukan oleh Iman. Ketika Iman pergi, saya merasa sebagian hidup saya sudah gak ada artinya lagi. Siapakah yang masih membutuhkan saya? Selama ini saya berusaha untuk tidak sakit sebab saya perlu tubuh yang sehat agar bisa mengurus Iman dengan baik. Tetapi setelah Iman pergi apa lagikah yang dapat saya kerjakan?

Maka setiap dr.Reggy datang menjenguk saya, kerja saya hanya menangis saja. Tapi saya juga gak bisa mati atau minta mati. Agama melarang hal itu bukan?

"Kamu harus bangkit Pop. Jangan seperti ini!"

"Lalu saya harus buat apa? Saya khan gak bisa melamar kerja lagi? Saya gak mungkin bersaing dengan anak2 muda!"

"Barangkali buatlah suatu komunitas dengan keluarga yang sama2 pernah memiliki pengalaman yang sama lalu berbagi cerita."

"Siapakah? Saya gak tau banyak."

"Nanti saya kumpulkan pasien2 saya."

"Gimana kalo saya buat nursing house? Biar saya mengisi hari2 saya dengan memelihara orang2 sakit."

"Nursing house butuh biaya yang tidak sedikit. Sama dengan mendirikan rumah sakit!"

"Atau saya sewakan saja alat2 Iman ini?"

"Nah itu ide bagus! Saya akan bantu kamu Pop!"

Demikianlah percakapan saya dengan Reggy beberapa waktu setelah kepergian Iman.

Barangkali masih ingat tulisan saya tentang "spreading our experience, sebuah idea......?"

 

Postingan itu juga melatar belakangi kegiatan yang sekarang saya tekuni.
Sungguh sebuah kegiatan yang sangat jauh dari basic ilmu yang saya pelajari selama ini. Tetapi dengan bantuan dr.Reggy, dr. Novitri, Ibu Anna Sondang, Lendra dan Endah anak & menantu, saya berani terus melakoni bidang ini.
Niat saya terutama dengan ridhoi Allah saya bisa membantu banyak orang yang sedang ditimpa ujian dariNya dalam menghadapi masa2 sulit menghadapi penyakitnya, sekaligus menjadikan amal jariah untuk Iman sebab modal yang saya pakai adalah peninggalan Iman juga.

 

Terus terang sedih sih masih ada, apalagi kalo teringat masa2 yang paling menyenangkan dalam kehidupan saya dengan Iman dan anak2  yang jelas masa2 itu tidak akan terulang kembali. Tetapi saya ihklas dengan kepergian Iman, mudah2an sekarang Iman sudah terbebaskan dari rasa sakitnya.

 

Kami, saya, anak2 dan Zaki akan selalu mengenang Iman sebagai suami, ayah dan abah yang sangat baik,  penuh perhatian pada kami semua dan kami tetap mencintainya selamanya........ Mudah2an kelak kita dipertemukan kembali, amiin.

My Photo

August 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31            

  • Bandung Time:

Powered by Friendster Blogs
Member since 01/2006

Web Counter