July 28, 2008

Seminggu setelah kembali di Bandung

Tidak terasa sudah seminggu lagi saya di Bandung kembali. Rasanya senang kembali ke rumah, tetapi juga rasanya hari2 berlalu begitu cepatnya.

Senin 21 Juli 08:
Pagi2 saya ke rumah Reggy dulu mengantarkan titipan dari Sofie, sepupu Reggy di Melbourne. Reggy sedang sibuk menghadapi hari dimana putrinya akan di lamar. Saya bertemu Ndari, isteri almarhum  Dolly kakaknya  Okky (suami Reggy) di rumah Reggy.  Ketika masih mahasiswa, saya  dan Dolly bersama satu gank Tephos di Arsitektur.  Ketika itu Dolly adalah kakak angkatan dan sangat aktif di Mahawarman  seperti juga Iman alm.  Sekitar 1998 Dolly meninggal karena gagal ginjal. Sebelumnya sudah ditransplantasi ginjal.

Dari rumah Reggy, sebelum ke kantor, melihat dulu letak sekolah Zaki yang pindah ke jalan Suci.
Sekolahnya sekarang lebih besar dan nampaknya halamannyapun lebih luas. Lebih pantaslah disebut sekolah daripada keadaan sebelumnya.
Karena masih sibuk pindahan, saya belum ketemu gurunya untuk menanyakan seragam, buku2 dan jadwal pelajarannya.

Siang hari ketika waktu istirahat, Ati, contact saya dari MP datang. Memang kita janjian bertemu sebab Ati ingin belajar patchwork. Ati juga bisa keluar sebentar dari kantornya dan memakai kesempatan itu untuk belajar patchwork.
Mungkin karena selama ini kerja saya emang ngajar, maka bertemu sambil belajar patchwork ini sangat saya nikmati. Mudah2an Ati bisa menyerap ilmu yang saya dapat secara otodidak.

Bersama_ati_2a

Selasa, kembali saya gagal menemui guru sekolah Zaki, di sela2 kesibukan di kantor.

Rabu 23 Juli 08:

pagi2 membawa Zaki ke Margawangi bertemu pak Toto. Zaki mendapat lagi supplemen untuk mengatasi alergi terhadap coklat dan terigu.
Dalam perjalanan pulang ke kantor, mampir lagi ke sekolah Zaki dan sekali ini bisa bertemu dengan gurunya Zaki serta mendapatkan buku2 pelajaran untuk bahan2 lokal. Buku2 impornya belum datang. Begitupun seragam belum selesai karena akan disamakan dengan sekolah Pribadi dari Jakarta. Jadi selama sebulan ini Zaki boleh memakai pakaian bebas ke sekolah.
Sore harinya Zaki kembali menjalani terapi SI di Cipaku. Selama Zaki terapi, saya ke rumah mama, menengok mama sekalian ngasih tahu "ini lho, saya, udah balik lagi di Bandung".

Ada banyak cerita saya dengar dari mama. Antara lain kejadian, bahwa Hanny adik saya harus menjadi saksi pencurian yang terjadi di rumahnya. Hanny dan Deden (suaminya) sama2 sibuk jarang ada di rumah. Putrinya yang sulung sudah menikah dan bekerja di Jakarta. Putranya yang kedua, masih kuliah kedokteran di Jakarta. Jadi se-hari2 rumah ditinggal sepi hanya ada Wati (pembantu) dan suami serta anak mereka. Ternyata, suami Wati inilah yang menguras isi lemari Hanny secara sedikit demi sedikit sehingga ketika ketahuan sudah habis digondol tidak bersisa semua perhiasannya termasuk punya mama yang dititipkan pada Hanny. Hanny langsung lapor kepolisi dan sekarang sudah disidangkan, termasuk penadahnya.
Kejadian jadi saksi ini menambah sakit Hanny. Si pencuri sih udah ngaku dan penadahnya mencoba menyuap agar dia tidak dipenjara. Hanny rasanya udah muak banget. Katanya, sih udah ihklas barangnya hilang, tapi setiap melihat tampang orang2 ini timbul aja rasa muaknya dan ingin sekali menghapus dari ingatannya.
Macam2 saja cara Allah menguji kita tuh ya??

Sesudah magrib kami (saya, Len dan Zaki) ke rumah Wati, diundang makan malam sebab ulang tahun Wati. (Yang ini adiknya Iman alm. Halah... banyak banget nama Wati!!).

Kamis 24 Juli 08:

Zaki kembali beraktivitas les gambar. Sementara itu saya berbelanja untuk mengisi kekosongan persediaan di Gerlonk.

Jum'at 25 Juli 08:

Bertemu dengan pak Ardy S, pimpinan Elmesat dimana saya menyerahkan kebijakan usaha yang dirintis pak Ardy dan Iman alm. ketangan pak Ardy. Saya dan anak2 tidak akan menuntut apapun dan menganggap bahwa sewajarnyalah pak Ardy yang mengambil alih saham Iman sebagai reward akan apa yang telah dilakukan pak Ardy selama ini. Sampai saat ini saya sama sekali tidak tertarik dalam bisnis construction, entah suatu saat nanti. Dan saya harapkan kelak kalau terjadi hal itu, kita bisa bekerja sama secara baik2...

Sorenya bertemu Imas, penjahit yang biasa mengerjakan finishing craft saya untuk memulai kembali kegiatan craft dalam jahit menjahit.

Sabtu 26 Juli 08:

Pagi2 dikejutkan dengan kenyataan air di Gerlong berhenti mengalir. Panggil dulu Moreza, teman Yana&Yani untuk memperbaiki sumur dan pompa.
Zaki diantar ketempat hiking di Lembang Asri. Sementara Zaki hiking, saya me-lihat2 tanaman di Cihideung dan membeli sedikit rumput untuk ditanam di Gerlong. Bagus juga pemandangan di sana, sambil menghilangkan kekesalan akibat masalah air. Tapi urusan ini di urus oleh Len dan Moreza, sekalian dibicarakan masalah kantor dan tanah Ciwaruga....

Selesai Zaki hiking, buru2 pindahan sementara ke kantor sebab gak mungkinlah saya berebutan air dengan Dirno, Atun dan Ali para 'back of the house' saya....he he he.

Siang itu juga pergi ke pusat kota mencari bahan2 untuk yang dikerjakan Imas. Ternyata harga2 sekarang sudah melambung tinggi ya? Contohnya,  kulit imitasi untuk pembungkus kasur dari hospital bed. Kasur dibungkus supaya mudah di sterilkan lagi.

Sesudah magrib, ke rumahnya Irma. Ketika papanya Irma meninggal, saya masih di Melbourne. Kebetulan Irma membuat acara tahlilan di Bandung, bertepatan dengan ulang tahun Irma sendiri. Selama ini urusan menyewa barang2 homecare ditangani oleh Elya anak buah saya.
Memang pernah terbersit keinginan untuk menengok, tapi gak sempat aja dan keburu meninggal papanya Irma itu. Maaf ya Irma.....(foto juga grab dari Irma, boleh ya??)

Dsc00292

Minggu 27 Juli 08:

Hari ini saya janji ke Lenny Adziman, untuk belajar tunisian crochet di rumahnya Lenny. Beberapa hari ini imel2an, menanyakan alamatnya dan akhirnya saya mendapat peta ke rumahnya. Pertama kali inilah saya menjelajah Bandung sampai ke Cileunyi. Norak banget ya???

Di_saung_lenny_adziman_cileunyi_bandung_

Disana saya bertemu dengan Ummi, sama2 dari milis mari merajut. Ummi ini rajin sekali. Belajar knitting dan sekarang sama2 belajar tunisian crochet. Pertengahan bulan Agustus ini Ummi akan pindah kemanapun suaminya di tempatkan. Sayang banget ya, kita baru sekali bertemu udah musti berpisah lagi. Tapi sekarang khan ada internet. Komunikasi juga mudah sekarang ini.

Terima kasih Lenny, sudah mau mengajar nenek2 begini belajar tunisian crochet. Sayangnya saya gak buat foto di sana. Padahal kita belajarnya di saung dekat kolam ikan loh. Nyaman sekali deh!!!

Foto dikirim Lenny.
Keterangan Foto dari kiri: Lenny, Azka puteranya Lenny, saya dan Ummi. 
Terima kasih Lenny!

Sorenya ke Gerlong lagi, ngambil pakaian yang diperlukan. Ternyata belum ada pekerja yang bekerja karena hari Minggu.

Senin 28 Juli 08.

Hari pertama Zaki sekolah kelas I SD. Udah dari kemarin2 ini, Zaki diingatkan bahwa harus bangun pagi sebab sekolah mulai jam 07.15. Dasar Zaki, segalanya dikerjakan dengan lelet, apa2 pake ngelamun dulu; akhirnya kita kejebak macet deh di jln. Pahlawan.

'Jadi Zaki ngerti sekarang ya, kenapa nini ngomel2 mulu supaya Zaki cepet2?!'

Karena hari pertama, masih ditolerir deh terlamabat 15 menit, akibat macet gitu.
Wah, buku2nya banyak banget!!! Ya udah deh, disampul plastik aja biar rapih.
Zaki pulangnya jam 14.30 jadi saya ikut catering aja untuk makan siang Zaki di sekolah. Daripada dibekal dari rumah jadi dingin dan gak dimakan, lebih baik catering di sekolah, makan bersama teman2nya.
Jaman sekarang anak kelas satu SD juga sekolahnya sampai sore gitu ya? Udah gitu mata pelajarannya padat lagi. Mudah2an gak banyak homework sehingga Zaki masih ada waktu untuk main. Soalnya waktu kemarin dikasih tahu bahwa setiap hari sekolah dari jam 7 pagi sampai jam 14.45 dia bertanya  'kapan Zaki mainnya??'.
Belum lagi rencana bapaknya mau disuruh les berenang dan musik. Sanggup gak ya Zaki??? Khan sekarang udah ada kegiatan terapi SI, gambar dan hiking???

Dengan sekolahnya Zaki, saya merasa agak ringan nih! Biarpun dikantor, kadang suka ribut kalau gak kedengaran suara Zaki, kemana tuh anak. Takut main di jalan!! Dengan sekolah sampai sore begitu, setidaknya saya tahu dia ada di sekolah dan dibawah pengawasan guru.
Nah, ributnya ntar sore, kalau dia pulang sekolah, musti baca buku komunikasi, apa tugas Zaki untuk besok.....

Jadi deh, kembali seperti waktu anak2 masih kecil dulu!! Tapi setidaknya ada kegiatan........

 

                            

January 18, 2008

Sedih... Bingung...

Menonton TV akhir2 ini saya merasa prihatin dan sedih...

Sudah segitu jauhkah kelakuan orang2 ini??
Sudah segitu dirasuki harta sampai begitu garangnya???

Coba aja perhatikan... di mana2 rusuh. Di mana2 demo! Udah gitu diliputi kemarahan yang begitu besar sampai merusak. Gak kecuali yang namanya MAHASISWA!!!

Mahasiswa itu khan Maha artinya diatas siswa. Tapi kok ngerusaknya seperti anak2 yang lagi tawuran ya??

Gak setuju PILKADA.... demo yang diakhiri dengan melempar kantor gubernur..... segala kantor yang keliwat di rusak.
Apakah mereka gak berpikir bahwa membangun gedung2 itu duit rakyat artinya duit mereka juga???

Belon lagi pertandingan sepak bola yang juga diakhiri dengan perkelahian.
Aduh... khan sepak bola tuh olah raga.... dimana sih sportivitasnya? Udah gak ada kayaknya ya???

Kadang kalo ditampilkan muka2 yang lagi marah tuh garang sekali. Menakutkan! Apakah orang Indonesia udah segitu garangnya ya?

BINGUNG...!
Udah gak boleh diatur.....!
Trotoir diperbaiki... PKL disuruh pindah... malah trotoir yang lagi diperbaiki dirusak!!!
Kok cuma mikir diri sendiri siy? Gak mikir trotoir itu khan buat pejalan kaki bukan untuk berdagang? Kalo mau dagang ya ditempat daganglah.... bayar sewa tempat!

Udah gitu nuntut lagi....
Padahal jelas2 gak bisa membangun rumah tinggal di lereng2 bukit atau di kolong jembatan. Kalo terjadi kemalangan, longsor atau kebanjiran dll... ya jelas salahnya sendiri khan?? Kenapa menuntut  perbaikan?
Harusnya ya jangan tinggal di situlah....

Niiiihhh keliatan nih! Kita gak boleh miskin! Karena kemiskinan itu membuat jadi kufur!!
Manusia dikasih akal untuk berfikir khan?
Tapi kayaknya udah gak mau mikir lagi.... Maunya semua serba instan!!

Coba aja perhatikan anak2 sejak SD udah diajarin hidup serba instan. Makan mi instan, junk food yang instan atau cepat saji. Akhirnya belajar juga maunya instan. Ini terbawa sampai SMP...SMA.. dan Mahasiswa. Kemudian terbawa dalam kehidupan se-hari2. Kalo bisa dapat duit juga instan! Malas kerja.... Mending minta2 aja!! Ato nodong aja!!

Aaarrgghh....
Kepala saya jadi pusing ngeliatnya.
Dimana letak kesalahan semua ini ya??
Apakah saya terlalu mem-besar2kan masalah??

Untung saya cuma rakyat biasa yang gak dituntut oleh rakyat lain untuk memberi perbaikan.... Saya paling cuma bisa membuat perbaikan dalam lingkungan kecil, lingkungan rumah tangga saya aja......

Ada yang bisa kasih pencerahan pada saya supaya saya gak terlalu pusing kalo nonton TV? Atau sebaiknya gak usah nonton aja ya... jadi gak ikut2 senewen!!!!

Maaf ya postingan kali ini isinya ngaco pisan......!!!!

September 16, 2007

Gempa

Kebetulan sebelum baca postingan di blog Jacqo tentang Bencana ada Rubrik Utama di koran Pikiran Rakyat yang saya baca, pengen bagi2 ke-teman2 yang lain siyyy:

Jawa Berpotensi Diguncang Gempa 9 SR 

BANDUNG, (PR).-
-Masyarakat diminta waspada atas gempa dengan magnitude berkekuatan besar yang berpotensi mengguncang Pulau Jawa. Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) memprediksi gempa berkekuatan 9 pada Skala Richter (SR) bisa terjadi di Pulau Jawa dan Sumatera.

Hal itu diakui Kepala BMG Stasiun Kelas I Bandung Hendri Subakti, ketika dihubungi lewat telefon, Sabtu (15/9) malam. ”Potensi gempa memang ada, termasuk prediksi kekuatannya. Namun, sampai sejauh ini kapan terjadinya, tidak dapat diprediksi,” ujar Hendri Subakti.

Kepala Bidang Seismologi Teknis dan Tsunami BMG, Ir. Fauzi dalam seminar ”Mewaspadai Gempa Berantai di Indonesia” di Jakarta mengatakan, potensi gempa berkekuatan 9 SR itu bisa terjadi di Jawa dan Sumatera.

Untuk mengantisipasi, selain membangun stasiun seismik tambahan, BMG juga akan membagi Indonesia dalam enam zona pengawasan gempa. Pembagian zona diatur berdasarkan potensi aktif gempa yang akan terjadi sampai daerah yang dianggap paling stabil, belum mengalami gempa. Misalnya, pantai barat Sumatera masuk dalam kategori zona sangat aktif, sementara Kalimantan masuk dalam kategori daerah stabil. Wilayah Papua bagian utara juga masuk dalam kategori zona seismik aktif.

BMG, juga akan terus melakukan perapatan pengamatan dengan membangun 76 dari total 160 stasiun seismik yang direncanakan. ”Hal itu dilakukan untuk mendeteksi gempa lebih dini, sehingga dapat meminimalisasi kerugian materi maupun korban jiwa ketika bencana alam terjadi,” ungkap Fauzi.

Minta naik

Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah berharap, DPR dapat menyetujui kenaikan dana tanggap darurat Rp 800 miliar untuk tahun 2008 yang diajukan Depsos. Dengan dana sebesar itu, diharapkan Depsos akan lebih mampu menanggulangi bencana, termasuk gempa bumi dengan lebih baik lagi. ”Kalau teman-teman DPR menyetujui Rp 800 miliar saja, maka kemampuan Depsos cukup luar biasa,” ungkap Bachtiar dalam acara diskusi obrolan Sabtu, di Jakarta, Sabtu (15/9).

Menurut dia, kenaikan dana tanggap darurat itu akan dialokasikan untuk melipatkan anggaran bencana di daerah-daerah yang berpotensi terkena bencana alam. ”Jadi, untuk daerah-daerah yang sering terkena gempa akan dilipatkan stoknya, baik dalam pasokan makanan, maupun perlatan bantuan lainnya,” ujar Bachtiar.

Bachtiar mengemukakan, tahun lalu dana tanggap darurat di Depsos berkisar Rp 400 miliar. Hal itu masih kurang, karena banyaknya kejadian-kejadian bencana alam yang melanda tanah air. Ia pun mengklarifikasi bahwa Depsos mempunyai anggaran Rp 1,2 triliun untuk tanggap darurat bencana. ”Anggaran Rp 1,2 triliun itu sebenarnya ada di Departemen Kesra, bukan milik Depsos,” kata Bachtiar.

Mensos pun meminta agar para gubernur berada di daerahnnya masing-masing jika terjadi bencana supaya proses pengambilan keputusan untuk korban bencana, bisa dilakukan cepat. ”Saya bersyukur, Gubernur Bengkulu sudah kembali dari AS, sehingga koordinasi dan penaggung jawab di lapangan menjadi lebih tegas dan jelas,” kata Bachtiar.

Rp 2,7 triliun

Meneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengatakan, pemerintah akan menggunakan sebagian dana pos anggaran bencana dari APBN-P 2007 yang jumlahnya sekitar Rp 2,7 triliun, untuk mengatasi dampak dari bencana yang terjadi di Bengkulu dan Sumatra Barat (Sumbar).

Menurut Paskah, Presiden telah meminta Bappenas menghitung dampak kerugian yang ditimbulkan bencana berkekuatan 7,9 SR di Bengkulu itu. ”Kami (Bappenas-red) meminta waktu 7-10 hari untuk membuat laporan dan evaluasi di lapangan, yang dapat dijadikan pemerintah untuk mengeluarkan anggaran,” katanya.

Paskah menjelaskan, penanganan korban gempa, tempat-tempat pengungsian, pengiriman bahan-bahan makanan, dan pengobatan berlangsung dengan baik. Bahkan, bahan makanan dan obat-obatan terus mengalir.

Wapres Jusuf Kalla mengatakan, bencana gempa di Bengkulu tidak separah di Aceh dan Yogayakarta, sehingga tidak perlu meminta bantuan luar negeri. Selain itu, wapres menilai bahwa pemerintah masih bisa mengatasi bencana di Bengkulu dengan sumber daya yang ada.

Namun, wapres pun tidak menampik jika ada pihak luar yang ingin menyumbang bantuan terhadap bencana gempa itu. ”Jika ada yang mau menymbang, ya artinya terbuka saja, tapi kita tidak meminta,” kata Kalla.

Kalla mengatakan, gemba di Bengkulu tentu akan ditanggulangi dengan treatment yang sama. Para korban kan mendapat santunan untuk memperbaiki rumah dan lain-lain.”Seperti di Yogya yang dibantu dengan perbaikan rumah, maka di Bengkulu pun sama. Hanya saja tergantung keadaannya,” kata Kalla. (A-130/A-158/A156)***

Gimana nih? Akan tenggelamkah pulau Jawa....????

Udah gitu, sedihnya lihat ditayangan TV, pengungsi mem-buang2 beras yang akan dibagikan ke tengah jalan gitu...... Kok, kesannya gimana gitu ya???????

Disisi lain ada lagi berita bahwa pengungsi diusir oleh penduduk setempat karena udah kelewatan, misalnya merasa terganggu atau  rumahnya jadi kotor dst dst.....

Sedih gak siyyy??? Orang2 ini udah gimana emosinya ya, sampai gak ada lagi kesabaran, tenggang rasa dsb menghadapi cobaan Allah, dibulan puasa lagi......!!!

Mudah2an kita semua diberi kesabaran, ketawakalan menghadapi berbagai cobaan Allah SWT dan puasa kita lebih baik dari yang lalu sebab lulus melalui cobaan2 ini. Insya Allah!!!!

My Photo

August 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31            

  • Bandung Time:

Powered by Friendster Blogs
Member since 01/2006

Web Counter