Seminggu setelah kembali di Bandung
Tidak terasa sudah seminggu lagi saya di Bandung kembali. Rasanya senang kembali ke rumah, tetapi juga rasanya hari2 berlalu begitu cepatnya.
Senin 21 Juli 08:
Pagi2 saya ke rumah Reggy dulu mengantarkan titipan dari Sofie, sepupu Reggy di Melbourne. Reggy sedang sibuk menghadapi hari dimana putrinya akan di lamar. Saya bertemu Ndari, isteri almarhum Dolly kakaknya Okky (suami Reggy) di rumah Reggy. Ketika masih mahasiswa, saya dan Dolly bersama satu gank Tephos di Arsitektur. Ketika itu Dolly adalah kakak angkatan dan sangat aktif di Mahawarman seperti juga Iman alm. Sekitar 1998 Dolly meninggal karena gagal ginjal. Sebelumnya sudah ditransplantasi ginjal.
Dari rumah Reggy, sebelum ke kantor, melihat dulu letak sekolah Zaki yang pindah ke jalan Suci.
Sekolahnya sekarang lebih besar dan nampaknya halamannyapun lebih luas. Lebih pantaslah disebut sekolah daripada keadaan sebelumnya.
Karena masih sibuk pindahan, saya belum ketemu gurunya untuk menanyakan seragam, buku2 dan jadwal pelajarannya.
Siang hari ketika waktu istirahat, Ati, contact saya dari MP datang. Memang kita janjian bertemu sebab Ati ingin belajar patchwork. Ati juga bisa keluar sebentar dari kantornya dan memakai kesempatan itu untuk belajar patchwork.
Mungkin karena selama ini kerja saya emang ngajar, maka bertemu sambil belajar patchwork ini sangat saya nikmati. Mudah2an Ati bisa menyerap ilmu yang saya dapat secara otodidak.
Selasa, kembali saya gagal menemui guru sekolah Zaki, di sela2 kesibukan di kantor.
Rabu 23 Juli 08:
pagi2 membawa Zaki ke Margawangi bertemu pak Toto. Zaki mendapat lagi supplemen untuk mengatasi alergi terhadap coklat dan terigu.
Dalam perjalanan pulang ke kantor, mampir lagi ke sekolah Zaki dan sekali ini bisa bertemu dengan gurunya Zaki serta mendapatkan buku2 pelajaran untuk bahan2 lokal. Buku2 impornya belum datang. Begitupun seragam belum selesai karena akan disamakan dengan sekolah Pribadi dari Jakarta. Jadi selama sebulan ini Zaki boleh memakai pakaian bebas ke sekolah.
Sore harinya Zaki kembali menjalani terapi SI di Cipaku. Selama Zaki terapi, saya ke rumah mama, menengok mama sekalian ngasih tahu "ini lho, saya, udah balik lagi di Bandung".
Ada banyak cerita saya dengar dari mama. Antara lain kejadian, bahwa Hanny adik saya harus menjadi saksi pencurian yang terjadi di rumahnya. Hanny dan Deden (suaminya) sama2 sibuk jarang ada di rumah. Putrinya yang sulung sudah menikah dan bekerja di Jakarta. Putranya yang kedua, masih kuliah kedokteran di Jakarta. Jadi se-hari2 rumah ditinggal sepi hanya ada Wati (pembantu) dan suami serta anak mereka. Ternyata, suami Wati inilah yang menguras isi lemari Hanny secara sedikit demi sedikit sehingga ketika ketahuan sudah habis digondol tidak bersisa semua perhiasannya termasuk punya mama yang dititipkan pada Hanny. Hanny langsung lapor kepolisi dan sekarang sudah disidangkan, termasuk penadahnya.
Kejadian jadi saksi ini menambah sakit Hanny. Si pencuri sih udah ngaku dan penadahnya mencoba menyuap agar dia tidak dipenjara. Hanny rasanya udah muak banget. Katanya, sih udah ihklas barangnya hilang, tapi setiap melihat tampang orang2 ini timbul aja rasa muaknya dan ingin sekali menghapus dari ingatannya.
Macam2 saja cara Allah menguji kita tuh ya??
Sesudah magrib kami (saya, Len dan Zaki) ke rumah Wati, diundang makan malam sebab ulang tahun Wati. (Yang ini adiknya Iman alm. Halah... banyak banget nama Wati!!).
Kamis 24 Juli 08:
Zaki kembali beraktivitas les gambar. Sementara itu saya berbelanja untuk mengisi kekosongan persediaan di Gerlonk.
Jum'at 25 Juli 08:
Bertemu dengan pak Ardy S, pimpinan Elmesat dimana saya menyerahkan kebijakan usaha yang dirintis pak Ardy dan Iman alm. ketangan pak Ardy. Saya dan anak2 tidak akan menuntut apapun dan menganggap bahwa sewajarnyalah pak Ardy yang mengambil alih saham Iman sebagai reward akan apa yang telah dilakukan pak Ardy selama ini. Sampai saat ini saya sama sekali tidak tertarik dalam bisnis construction, entah suatu saat nanti. Dan saya harapkan kelak kalau terjadi hal itu, kita bisa bekerja sama secara baik2...
Sorenya bertemu Imas, penjahit yang biasa mengerjakan finishing craft saya untuk memulai kembali kegiatan craft dalam jahit menjahit.
Sabtu 26 Juli 08:
Pagi2 dikejutkan dengan kenyataan air di Gerlong berhenti mengalir. Panggil dulu Moreza, teman Yana&Yani untuk memperbaiki sumur dan pompa.
Zaki diantar ketempat hiking di Lembang Asri. Sementara Zaki hiking, saya me-lihat2 tanaman di Cihideung dan membeli sedikit rumput untuk ditanam di Gerlong. Bagus juga pemandangan di sana, sambil menghilangkan kekesalan akibat masalah air. Tapi urusan ini di urus oleh Len dan Moreza, sekalian dibicarakan masalah kantor dan tanah Ciwaruga....
Selesai Zaki hiking, buru2 pindahan sementara ke kantor sebab gak mungkinlah saya berebutan air dengan Dirno, Atun dan Ali para 'back of the house' saya....he he he.
Siang itu juga pergi ke pusat kota mencari bahan2 untuk yang dikerjakan Imas. Ternyata harga2 sekarang sudah melambung tinggi ya? Contohnya, kulit imitasi untuk pembungkus kasur dari hospital bed. Kasur dibungkus supaya mudah di sterilkan lagi.
Sesudah magrib, ke rumahnya Irma. Ketika papanya Irma meninggal, saya masih di Melbourne. Kebetulan Irma membuat acara tahlilan di Bandung, bertepatan dengan ulang tahun Irma sendiri. Selama ini urusan menyewa barang2 homecare ditangani oleh Elya anak buah saya.
Memang pernah terbersit keinginan untuk menengok, tapi gak sempat aja dan keburu meninggal papanya Irma itu. Maaf ya Irma.....(foto juga grab dari Irma, boleh ya??)
Minggu 27 Juli 08:
Hari ini saya janji ke Lenny Adziman, untuk belajar tunisian crochet di rumahnya Lenny. Beberapa hari ini imel2an, menanyakan alamatnya dan akhirnya saya mendapat peta ke rumahnya. Pertama kali inilah saya menjelajah Bandung sampai ke Cileunyi. Norak banget ya???
Disana saya bertemu dengan Ummi, sama2 dari milis mari merajut. Ummi ini rajin sekali. Belajar knitting dan sekarang sama2 belajar tunisian crochet. Pertengahan bulan Agustus ini Ummi akan pindah kemanapun suaminya di tempatkan. Sayang banget ya, kita baru sekali bertemu udah musti berpisah lagi. Tapi sekarang khan ada internet. Komunikasi juga mudah sekarang ini.
Terima kasih Lenny, sudah mau mengajar nenek2 begini belajar tunisian crochet. Sayangnya saya gak buat foto di sana. Padahal kita belajarnya di saung dekat kolam ikan loh. Nyaman sekali deh!!!
Foto dikirim Lenny.
Keterangan Foto dari kiri: Lenny, Azka puteranya Lenny, saya dan Ummi.
Terima kasih Lenny!
Sorenya ke Gerlong lagi, ngambil pakaian yang diperlukan. Ternyata belum ada pekerja yang bekerja karena hari Minggu.
Senin 28 Juli 08.
Hari pertama Zaki sekolah kelas I SD. Udah dari kemarin2 ini, Zaki diingatkan bahwa harus bangun pagi sebab sekolah mulai jam 07.15. Dasar Zaki, segalanya dikerjakan dengan lelet, apa2 pake ngelamun dulu; akhirnya kita kejebak macet deh di jln. Pahlawan.
'Jadi Zaki ngerti sekarang ya, kenapa nini ngomel2 mulu supaya Zaki cepet2?!'
Karena hari pertama, masih ditolerir deh terlamabat 15 menit, akibat macet gitu.
Wah, buku2nya banyak banget!!! Ya udah deh, disampul plastik aja biar rapih.
Zaki pulangnya jam 14.30 jadi saya ikut catering aja untuk makan siang Zaki di sekolah. Daripada dibekal dari rumah jadi dingin dan gak dimakan, lebih baik catering di sekolah, makan bersama teman2nya.
Jaman sekarang anak kelas satu SD juga sekolahnya sampai sore gitu ya? Udah gitu mata pelajarannya padat lagi. Mudah2an gak banyak homework sehingga Zaki masih ada waktu untuk main. Soalnya waktu kemarin dikasih tahu bahwa setiap hari sekolah dari jam 7 pagi sampai jam 14.45 dia bertanya 'kapan Zaki mainnya??'.
Belum lagi rencana bapaknya mau disuruh les berenang dan musik. Sanggup gak ya Zaki??? Khan sekarang udah ada kegiatan terapi SI, gambar dan hiking???
Dengan sekolahnya Zaki, saya merasa agak ringan nih! Biarpun dikantor, kadang suka ribut kalau gak kedengaran suara Zaki, kemana tuh anak. Takut main di jalan!! Dengan sekolah sampai sore begitu, setidaknya saya tahu dia ada di sekolah dan dibawah pengawasan guru.
Nah, ributnya ntar sore, kalau dia pulang sekolah, musti baca buku komunikasi, apa tugas Zaki untuk besok.....
Jadi deh, kembali seperti waktu anak2 masih kecil dulu!! Tapi setidaknya ada kegiatan........



Recent Comments