Kesempatan bertemu dan bersilaturahmi
Setelah jelas adiknya Zaki lahir dengan selamat, begitupun Endah dalam keadaan sehat selamat, saya memutuskan untuk ikut Ida dan Ary (anaknya) ke Jakarta.
Beberapa hari sebelumnya, Yanti sudah menilpon mengatakan bahwa tgl 24 Mei 08 akan diadakan peringatan setahun wafat ibundanya, ceuk Uken. Waktu itu saya belum memutuskan akan datang atau tidak karena belum jelasnya keadaan Endah dan babynya.
Kami berangkat siang sesudah dhuhur, dan tiba di rumah ceuk Uken persis akan dimulainya acara.
Bagi saya tidak masalah soal acara peringatan setahun meninggal seperti ini, meskipun untuk saya tidak dilakukan terhadap Iman alm. Yang penting saya hadir untuk bisa ketemu dengan saudara2. Biasanya saat seperti ini pada berkumpul semua. Jadi kesempatan bertemu dan bersilaturahmi.
Bertemu dengan adik2 Iman yang ada di Jakarta, juga dengan keponakan2 yang menetap di Jakarta. Bahkan Tina adiknya Yanti datang dari Singapore khusus untuk mengikuti acara ini. Tina memang sekarang tinggal dan bekerja di Singapore. Malah Tina bilang, kalo datang di Singapore, tilpon aja, ntar bisa pake apartemennya untuk istirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Melbourne kelak.
Ramai kami ngobrol2 sampai larut malam. Saya, Zaki dan Ida tidur sekamar di rumah ceuk Uken. Wiwi, Aso, Ari, Krishna dan Andi tidur di apartemen Wiwi di Rasuna. Wati dan Mang Ehon di rumah mereka sendiri di Cilangkap. Yang lainnya sih di rumah masing2.
Zaki juga senang bermain dengan anak2nya Yanti, anak2nya Indra dan Ashley anaknya Tia.
Sayangnya tidak ada foto dibuat, saking keasyikan ngobrol sampai lupa untuk membuat foto........
Keesokan harinya sebelum pulang ke Bandung, saya diajak Ida untuk menghadiri acara lamaran keponakan Trisno alm. (suami Ida). Disana saya bertemu dengan saudara2nya Trisno. Kakaknya Trisno, Jono, baru saja meningggal sekitar 2 minggu yang lalu. Dan yang mengadakan acara ini adalah Beti adiknya Trisno. (tau restoran Bubet di Kemang khan? nah Beti inilah pemilik Bubet).
Suaminya Beti, Akai, adalah adik ipar dari Pipin Panigoro. Makanya di sini saya bertemu juga dengan Pipin Panigoro.
Jadi keinget jaman mahasiswa deh... Saya suka main di tempat kostnya Dewi sahabat saya di jln Kyai Luhur. Dewi kost di rumah adik ibunya. Di rumah ini selalu ramai tempat berkumpul teman2 mahasiswa. Waktu itu Pipin masih pacaran ama Isis sepupunya Dewi itu. Makanya saya juga kenal dengan Pipin meskipun kami tidak satu jurusan di ITB nya.
Kalo mengingat jaman mahasiswa begini, yang timbul adalah rasa sedih saya karena Iman sudah pulang duluan dan masa indah yang lalu itu tidak akan berulang lagi...
Saya cuma buat satu foto di rumah Beti. Malah yang ke foto adalah Ida dan Tari isterinya Jono......


Comments